Spectro Indonesia MiniLab 23 – Compact Oil Analyzer for Industrial Machinery

MiniLab 23 – Compact Oil Analyzer for Industrial Machinery

Sistem analisa oli portabel yang efisien untuk pemantauan kondisi mesin industri, menggunakan metode standar ASTM dengan hasil akurat dan cepat.

MiniLab 23 adalah sistem oil analysis yang ringkas dan mudah dioperasikan, dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kondisi oli dan mesin. Sangat sesuai bagi fasilitas industri yang membutuhkan pemantauan rutin dengan biaya operasional rendah.

Fungsi Utama

  • Menganalisa kualitas oli pelumas dengan cepat.
  • Deteksi dini keausan partikel logam.
  • Mengukur kandungan kontaminan seperti air dan jelaga.
  • Mendukung program condition-based maintenance.

Standar ASTM yang Digunakan

  • ASTM D7414 – Condition Monitoring of Used Oils by FT-IR.
  • ASTM D7418 – Monitoring of Used Lubricants by FT-IR Spectrometry.
  • ASTM D6304 – Determination of Water in Petroleum Products by Karl Fischer.

Cara Penggunaan

  1. Ambil sampel oli dari mesin.
  2. Tempatkan dalam wadah uji MiniLab 23.
  3. Jalankan proses analisa dengan perangkat lunak bawaan.
  4. Hasil tersedia dalam hitungan menit.
MiniLab 23 cocok untuk fasilitas industri yang membutuhkan analisa rutin tanpa ketergantungan pada laboratorium eksternal.

Korelasi & Validasi

Data yang dihasilkan MiniLab 23 telah terbukti memiliki korelasi yang kuat dengan hasil laboratorium konvensional, sehingga dapat diandalkan sebagai dasar pengambilan keputusan perawatan mesin.

Kehandalan & Keakuratan

  • Hasil pengukuran konsisten dengan repeatability tinggi.
  • Didukung standar ASTM untuk memastikan validitas.
  • Desain portabel memungkinkan penggunaan di lokasi industri.

Hasil yang Dilaporkan

  • Kadar air dalam oli.
  • Kontaminan partikel seperti jelaga dan debu.
  • Degradasi kimia termasuk oksidasi dan sulfasi.
  • Tren kesehatan oli untuk mendukung strategi predictive maintenance.

Dengan MiniLab 23, perusahaan dapat melakukan analisa oli secara cepat dan akurat, mengurangi downtime, serta meningkatkan efisiensi perawatan mesin.