FerroCheck 2000 & 2100 Series: Analisa Cepat Kandungan Besi dalam Oli
Instrumen portabel untuk memantau kandungan wear metals (Fe) dalam oli pelumas, memberikan hasil cepat dan akurat sesuai standar ASTM untuk mendukung pemeliharaan prediktif.
FerroCheck 2000 dan 2100 Series adalah alat analisa portabel yang menggunakan teknologi induktif untuk mengukur konsentrasi partikel besi (ferrous wear debris) dalam oli pelumas. Dengan instrumen ini, kondisi mesin dapat dimonitor secara langsung tanpa harus menunggu hasil laboratorium.
Fungsi Utama
- Mengukur konsentrasi partikel besi dalam oli pelumas.
- Mendeteksi tingkat keausan mesin sejak dini.
- Memberikan hasil cepat (on-site) untuk mendukung pengambilan keputusan perawatan.
- Mengurangi downtime mesin dengan analisa prediktif.
Standar ASTM Terkait
- ASTM D8120 – Standard Test Method for Ferrous Debris Quantification in Lubricating Oils Using Magnetic Induction.
Cara Penggunaan
- Ambil sampel oli (±1–2 mL) ke dalam vial khusus.
- Masukkan vial ke dalam slot instrumen.
- Tekan tombol analisa, hasil konsentrasi partikel besi akan muncul dalam hitungan detik.

Korelasi & Validasi
Hasil pengukuran FerroCheck memiliki korelasi tinggi dengan metode laboratorium ASTM, khususnya dalam mendeteksi partikel ferrous dari ukuran mikron hingga partikel besar. Hal ini memastikan data lapangan dapat dipercaya untuk trending.
Kehandalan & Keakuratan
- Akurasi: ±10% dibandingkan metode laboratorium.
- Repeatability: tinggi, stabil untuk analisa trending.
- Desain kokoh, portabel, dan cocok untuk penggunaan industri lapangan.
Hasil yang Dilaporkan
- Konsentrasi ferrous wear debris dalam satuan ppm (part per million) atau mg/L.
- Indikasi tingkat keausan mesin berdasarkan kandungan partikel besi.
- Data trending untuk memantau perkembangan kondisi mesin dari waktu ke waktu.
- Laporan digital yang dapat diintegrasikan dengan sistem CMMS atau database pemeliharaan.
Catatan: FerroCheck 2000 & 2100 Series membantu industri memantau kondisi mesin secara cepat, akurat, dan real-time, sehingga dapat mencegah kerusakan besar dan meningkatkan efisiensi operasional.